Senin, 04 Februari 2013

LAPORAN HASIL ON THE JOB TRINING


Laporan hasil kerja on the job trining
(smkn 3 buduran – sidoarjo)


MINGGU KE- 1
v  SENIN,07 jan 2013
(mengecek wifi di SMKN 1 pungging)
v  SELASA,08 jan 2013
( dapat tugas ke langit net)
v  RABU,09 jan 2013
(kegunaan menu-menu winbox)
( dapat tugas ke langit net)
v  KAMIS,10 jan 2013
( materi dan praktek setting wifi menggunakan RB 433 )
(dapat tugas order barang di langit net)
v  JUMAT,11 jan 2013
(standby di kantor PT.LAXO GLOBAL AKSES)

URAIAN KEGIATAN

ü  KEGUNAAN MENU-MENU WINBOX

1.         Interfaces
§  Menu interface merupakan gerbang trafik keluar atau masuk ke mikrotik. Secara default mikrotik hanya mengenaliinterface yang secar fisik memang ada. Kita dapat merubah nama interface tersebut dengan tujuan untuk memudahkan dalam mengindetifikasi fungsi.
1.         Bridge
2.        PPP
3.        Switch
4.        Mesh
5.        Ip
 2.     Pada Menu IP ada sub menu lagi, yaitu :
1.       ARP
2.      Accounting
3.      Addresses
§  Menunjukkan IP Addres Ethernet.
§  Membuat /Menyeting IP Ethernet sesuai kebutuhan. Dimana Ethernet pada mikrotik ada beberapa port.
§  Biasanya Ethernet 1 Untuk IP Publik dari ISP( Penyedia Internet), Port 2-5 bisa untuk LAN atau yang lainnya, menyesuaikan kebutuhan.

3DHCP Client, Menjadikan Router ( Mikrotik ) DHCP Client, yaitu apabila kita berlangganan internet yang memberikan IP Public DHCP. Dengan DHCP Client, kita akan otomatis mendapatkan IP PUblik, DNS dan Gateway.

4DHCP Server
§  Tempat menyeting DHCP Server. Jika kita minginginkan tiap computer dalam jaringan mendapatkan IP, DNS dan Gateway secara otomatis.
5DNS
§  Tempat memasukkan DNS yang diperoleh dari ISP( Penyedia Internet).

6Firewall
§   Kata firewall mengandung kata kunci wall yang berarti dinding. Fungsi dinding adalah melindungi segala sesuatu di dalam dinding tersebut. Nah firewall pun berfungsi sama, yaitu melindungi komputer atau jaringan dari akses komputer lain yang tidak memiliki hak untuk mengakses komputer atau jaringan Anda.
§   Adapun fungsi Firewall di dalam jaringan adalah sebagai berikut :
1.       Packet Filtering : memeriksa header dari paket TCP/IP ( tergantung arsitektur jaringannya, dalam contoh ini adalah TCP IP ) dan memutuskan apakah data ini memiliki akses ke jaringan.
2.      Network Address Translation ( NAT ) : biasanya sebuah jaringan memiliki sebuah IP public dan di dalam jaringan sendiri memiliki IP tersendiri. Firewall berfungsi untuk meneruskan paket data dari luar jaringan ke dalam jaringan dengan benar sesuai IP komputer lokal.
3.      Application Proxy : firewall bisa mendeteksi protocol aplikasi tertentu yang lebih spesifik.
4.      Traffic management : mencatat dan memantau trafik jaringan

7Hotspot
§  Digunakan untuk melakukan authenticationauthorization dan accounting pengguna yang melakukan access jaringan melalui gerbang hotspot. Pengguna hotspot sebelum melakukan access jaringan perlu melakukan authentication melalui web browser baik dengan protokol http maupun https(secure http).
ü  SETTING WIFI MENGGUNAKAN RB-433

1. Access Point yang pertama maupun Access point repeater  memiliki fitur WDS.

2. Authentification AP yang didukung di WDS cuma WEP 64/128 bit.
Dan semua Access Point yang terlibat dalam 1 koneksi harus menggunakan konfigurasi WEP yang sama persis. atau bisa nonaktifkan Authentification buat memperlancar performa throughput, karena dengan authentification data akan dienkripsi, sehingga dapat menurunkan performa Link dan AP 

3. Channel yang digunakan harus sama. Misalkan: Channel 7

4. Pastikan MAC Address repeater sudah dimasukkan ke settingan AP utama agar bisa konek pada AP utama.  

5. Pastikan antara AP utama dan AP sekunder berada dalam satu range jangkauan, sehingga AP utama bisa konek ke AP sekunder, begitupun juga sebaliknya. 

Jika temen udah memenuhi 5 syarat ini, maka yang perlu dilakukan hanya :

a. Aktifkan Wireless Bridging / WDS di semua Access Point yang ingin “digabungkan”
b. Catat MAC Address WiFi AP utama, lalu masukkan MAC Address itu ke WiFi repeater pada bagian WDS. Begitu juga sebaliknya.
c. Setting IP WiFi AP repeater sebagai bagian dari Network WiFi AP Utama, atau biarkan saja tanpa disamakan, karena bisa hanya lewat MAC saja pengenalan antara induk dan anak.
d. Matikan DHCP server di WiFi AP Repeater, krn DHCP akan diambil alih oleh WiFi AP Utama.


Laporan by: purwati
(purii ittu purwati)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar